Jakarta –

Para pendaki di Slamet kehilangan barang bawaan mereka, yang diduga dicuri oleh pendaki lainnya. Setelah diselidiki, sebuah tas ditemukan di Bandung.

Pendaki Slamet kehilangan tas jinjing mereka, yaitu 3 hiking Bambangan, murni. Pendaki Bandung diduga mencuri tas.

Tidak ada alasan untuk meragukan pendaki. Pendaki lain melihat seseorang memiliki tas yang tidak wajar.

“Dia mencoba menemukan pertanyaan untuk teman -teman di pos ketiga di daerah itu, di mana salah satu pendaki mengatakan seorang anak membawa tas besar dan memintanya untuk membawa sampah,” kata Alam Western Pariwas. Pegunungan Pegunungan (27.07.2025).

Untungnya, bahkan saat makan malam, dia merasa bahwa tersangka dicurigai mencuri. Pada saat itu, pelaku juga menyebut nama aslinya.

“Dengan bersenjata dengan teman -teman lain, Anda dapat mengetahui apakah Anda terdaftar atas nama Bayu.

Masalah ini diselesaikan oleh keluarga dan tidak ada saluran hukum yang dilanjutkan. Tetapi korban masih melaporkan semua kesimpulannya ke kotak fondasi jalur hiking.

Pencurian terjadi pada akhir Januari. Menurut hasil laporan korban, Basecamp akhirnya beroperasi beberapa hari yang lalu.

“Kemarin, sanksi dikenakan dua hari yang lalu. Mengapa sanksi harus dikenakan untuk waktu yang lama? Karena dari base camp, dari kekerasan, sanksi dengan tulus dikenakan dari base camp tanpa menjelaskan berapa lama, forum lingkaran slamet akhirnya memutuskan pada daftar hitam Akhirnya memutuskan Blacklist.

Untuk sementara waktu, Sugong mengklaim bahwa Slamet Mountain Circle Forum mengatakan sanksi para pelaku melarang pendakian gunung Slamet.

— Baca artikel lengkap Dikikseng

Tonton video “Video: If Mountain Slamet kehilangan mahasiswa karier akhirnya bertemu ibunya” (MSL/MSL)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *