Tim kepolisian Jpnn.-Jakarta Metropoliten mengungkapkan rantai obat Sumatra-Ak-I-I-I-River Utara-ganja 34 kg dan 6,98 gram metamfetami.
Pada hari Senin (17/3) Jakarta Metropoliten Police Decrolat, AKBP Ade Candra, Senin (17/3), mengatakan bahwa partainya menangkap lima tersangka.
Baca lebih lanjut: 2 TNI TNI TNI yang tidak bermoral TNI yang mencurigakan 3 telah diserahkan oleh polisi Lambung
Selain itu, timnya juga telah menemukan gudang nomor, Minangtsia, West-Aak.
Keberhasilan polisi telah menunjukkan bahwa rantai narkoba persimpangan adalah III. Wakil Presiden Ahmad Sahron memuji.
Baca selengkapnya. Viral Motorcycle – Penganiayaan Tengkorak di Sahroni, Bandung. Tubuh kering.
Politisi NASDEM menilai bahwa benar -benar perlu untuk menghapus persimpangan obat.
“Ini adalah hasil yang sangat baik bahwa polisi metropolitan Jakarta tiba bekerja sama dengan polisi regional Sumatra Utara,” dan Selasa (18 Maret 2012).
Baca selengkapnya: Kata nasihat Brigade Rikas Hidayatullah
Menurutnya, berbagai departemen membutuhkan kerja sama di negara ini untuk menghilangkan narkoba.
“Kami mendorong kuliah kerja sama ini untuk mengimplementasikan semua lembaga transversal untuk melakukan obat -obatan ke Indonesia,” kata Sahron.
Selain itu, ia menyoroti banyak hasil perkebunan rami di berbagai daerah, terutama di Sumatra Utara dan daerah.
“Meskipun banyak orang di dalam negeri, polisi harus dapat memetakan tempat penanaman, yang akan segera dihancurkan,” kata Sahon.
Menurut Sahroni, pergantian ganja harus dihilangkan dengan mengganggu rantai pasokan dari penanaman.
“Jika sumbernya tidak berkurang, jaringan pasokan tentu tidak akan mengganggu. Inisiatif dan bukan implementasinya harus menjadi prioritas,” pungkas Sahron. (FAT / JPNN) tidak ketinggalan video pilihan editorial.