Konvoi di Jakpus, 25 Anggota Geng Motor Ditangkap Polisi, Sukurin

goyalorthodontics.com, Jakarta – Dari zaman yang diduga tersangka sebagai anggota sepeda motor sepeda motor sepeda motor.

Ada pelatihan ketika remaja membuka bendera yang merupakan kepribadian mereka.

Baca juga: Sekali lagi, Pakanbar ditahan oleh polisi oleh polisi

“Kami tidak mengizinkan kelompok sepeda motor untuk menghalangi kegiatan kelompok itu,” kata pernyataan yang diterima pada hari Sabtu, Komisaris Polisi Apartemen, Susityo Purnomo Colsos.

Menurutnya, polisi berhasil Jaland Benjamin Sub, Kelaoran berlatih di hutan belantara di hutan belantara di hutan belantara di hutan belantara.

Baca Juga: Ketika penduduk telah dianiaya oleh kelompok sepeda motor

Selain itu, polisi ditentang dengan 17 unit sepeda motor, tiga bendera besar dan dua falewverko, yang siap meledak.

Polisi Susatao menekankan bahwa staf tidak akan dapat menanggung sepeda motor untuk kelompok sepeda motor sepeda motor. Untuk melakukan ini, tim segera pergi ke Bumi.

Serta pita tajam sepeda motor bersenjata SPU

“Seharusnya bukan acara tuduhan,” katanya.

Pada akhir ujian, remaja sepakat bahwa mereka menjamin usia 15 tahun, orang -orang muda masih mahasiswa.

Sustory ingat bahwa orang tua adalah peran penting orang tua dalam hubungan yang salah dan melihat hubungan yang salah.

“Kami meminta orang tua untuk lebih memperhatikan anak -anak mereka. Kami tidak kehilangan bimbingan karena profesi mereka, dan kami akan kehilangan lingkungan yang salah.”

Dia juga meminta orang tua untuk fokus pada kegiatan positif, seperti olahraga, seni atau keterampilan lainnya.

“Biarkan anak -anak tumbuh tanpa kendali, dan mungkin tidak terlibat dalam diri mereka sendiri dan tindakan yang membahayakan orang lain,” katanya.

Sementara itu, Komisaris Polisi Metro Casatic Williama Alexander William Alexander akan meningkat untuk menghindari upaya ini.

Menurutnya, polisi akan melanjutkan kelompok untuk melakukan ancaman bagi mereka dan pengguna jalan mereka sendiri.

“Dijamin remaja menunjukkan dan menerima bimbingan polisi Macatory. Mereka juga memotivasi mereka untuk menghalangi orang tua mereka.” (Antara / jpnn)

Baca artikel lain … Kepala Kepala Kepolisian Tyanjurian: Setelah kembali ke rumah, kami menembak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *