goyalorthodontics.com, SIAK – Wakil Menteri Dalam Negeri Rebekah Haluk secara langsung meninjau persiapan untuk implementasi pemungutan suara (PSU) di Kabupaten Siak, Riau, Selasa (3/18).
Di Przegląd, Wakil Menteri Ribki disambut oleh jajaran Pemerintah Kabupaten SIAK dan Forum Koordinasi Kepemimpinan Regional (Forkopimda).
BACA JUGA: Bawaslu BANGGAI Dugaan pelanggaran pemilihan di lokasi catu daya
Kemudian mereka membahas persiapan anjing di Abdi Prasza, Kabupaten Siak.
Diskusi mencakup kesiapan Perjanjian Subsidi Regional (NPHD), kepastian keselamatan, kemajuan catu daya.
Baca juga: Menteri Dalam Negeri Tito mengungkapkan total anggaran Pilkada Dog 2024 RP. 719 miliar
Dalam suasana yang hangat, Wakil Menteri Ribki menerima banyak penjelasan dari Komisi Pemilihan (KPU), badan pengawas pemilihan (Bawaslu), Kapolres, dan Kasdim tentang kesiapan anjing, yang akan terjadi pada 22 Maret 2025.
“Kami juga memeriksanya. Tn. Kapolres, lalu Pak Kasdim dikaitkan dengan masalah keamanan. Jadi kunjungan kami di sini ingin memberikan kemajuan, serta persiapan KPU dalam konteks organisasi [PSU] 22” – kata Ribka dalam pernyataannya pada hari Selasa (3/18).
Baca juga: TNI dan Polri di SIAK memobilisasi berbagai upaya untuk mengamankan catu daya Pilkada 2024 dalam 3 TPS
Wamendagri Ribkah adalah seorang optimis yang berkat sinergi yang kuat dari berbagai sisi, implementasi anjing akan bekerja dengan lancar seperti yang direncanakan.
“Kami berharap begitu. Bahwa semuanya akan lancar,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Regional (Sekda) Kabupaten Siak Fauzi Asni menjelaskan anggaran NPHD untuk implementasi anjing pada umumnya, sudah siap.
Anggaran dimaksudkan untuk KPU, Bawasl, Polres dan Kodim 0322 SIAK dengan dukungan implementasi anjing.
“Kami mengatakan kepada Anda bahwa NPHD tersedia. Ini bukan masalah dan kami telah menyiapkannya sejak usia dini. Oleh karena itu, kami tetap, misalnya, mendukung catu daya di Kabupaten SIAK serta mungkin,” kata Sekretaris Asni.
Menurut ini, Kepala Komisaris Polisi SIAK Senior Komisaris Eka Arianda Nastion mengatakan bahwa partainya mengkonfirmasi bahwa semua elemen keamanan siap mendukung anjing itu.
Dia menekankan bahwa persiapan dilakukan sebelumnya.
Di masa depan, partainya juga akan berkoordinasi dengan jajaran Satpol PP, Linmas, TNI dan Brimob, memastikan bahwa acara PSU akan bekerja dengan aman dan tenang.
“Intinya adalah bahwa kami adalah implementasi catu daya ini dalam hal keselamatan kantor polisi di SIAK yang siap untuk perlindungan yang efisien terhadap catu daya ini dan tentu saja hasilnya tenang, untuk Kabupaten yang lebih baik kemudian,” kata AKBP Eka.
Setelah pertemuan itu, Wakil Menteri Ribki dan rombongannya segera meninjau logistik dalam hal kesiapan anjing.
Selain itu, Wakil Menteri Ribki meninjau lokasi Stasiun Pemilihan (TPS) di desa -desa Buantan Besar dan Jay Pura.
Dalam ulasan Ribkah, dia banyak berbicara dengan Grup Voting (KPPS).
Dari percakapan itu, Wakil Menteri Ribki meyakinkan bahwa rencana untuk mengimplementasikan catu daya di Kabupaten SIAK beroperasi sesuai rencana.
Dia berharap implementasi anjing dapat terjadi secara efisien, dengan tenang dan tanpa hambatan. (MRK/JPNN)