Jika Anda memotret tiga anggota Polri di goyalorthodontics.com, Kanan Jakarta- Lampung, keputusan lambat dari tersangka tim co -Tni -Polri dikritik oleh Lemkapi.
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan segera mendesak komandan TNI dan Kepala Polisi untuk menentukan status kepastian hukum tersangka.
Baca juga: Thanksgiving DPR Committee III III atas tanggapan cepat Polisi Nasional atas Horor WN Prancis.
Edi Hasibuan mengatakan dalam sebuah pernyataan oleh Jakarta pada hari Selasa, “Semua bukti dikenal untuk pelaku, posisi, saksi dan korban.
EDI mengatakan bahwa ketika berhadapan dengan kasus ini, ada upaya untuk mandek dari penyelidik gabungan TNI-Polri. Beberapa penyimpangan yang ditekankan termasuk relokasi masalah terkait dengan kurangnya deposit dalam kasus penembakan.
Baca juga: Tiga petugas polisi dan simpanan judi ayam jantan, TNI-Polri, harus melakukan ini.
Hasil uji balistik kemudian menunjukkan peluru yang berasal dari senjata pabrikan, tetapi membingkai penggunaan senjata buatan tangan.
Ketiga, kritik atas setoran judi ayam jantan untuk kantor polisi dianggap tidak masuk akal.
Baca juga: Bupati Yahukimo memeriksa guru dan kebisingan Anggruk, bukan anggota TNI-Polri.
EDI, Ketua Program Studi Master di Universitas Bhayangkara Jakarta, mengatakan, “Keadaan ekonomi kantor polisi setempat sangat sederhana.
Lemkapi meminta TNI-Polri untuk menunjukkan keahlian dengan mempercepat prosedur hukum tanpa penebangan selektif dan memberikan definisi kepada para korban yang kehilangan anggota keluarga mereka dengan menghentikan kisah masalah melukai korban.
Edi berkata, “Harap gunakan hati nurani Anda. Sebaliknya, jangan menuduh korban rasa sakit karena menerima setoran.
Dengan cara yang benar, tiga penembakan dari polisi nasional terjadi setelah menegur untuk kegiatan pertempuran ayam judi. Polisi telah memperingatkan para pelaku beberapa kali sebelum insiden mematikan ini terjadi. (TAN/JPNN) Jangan lewatkan video terbaru.
Baca artikel lain … Evakuasi Polri-TNI dari guru dan petugas kesehatan yang diserang oleh KKB di Yahukimo