Aktivis Buruh Indonesia Minta ILO Siapkan Regulasi Ekonomi Digital

goyalorthodontics.com, Manila – Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) perlu menetapkan aturan ekonomi digital di setiap anggota negara.

Ekonomi digital sangat penting untuk mengikat standar ketenagakerjaan untuk melindungi tahap pekerja.

Baca: Perbankan Ambar Perbankan untuk Permintaan Pengembangan Ekonomi Digital

Kondom Perdagangan Internasional di Manila (3/27) di Manila (AI.

“Terjemahan digital harus dengan keselamatan pekerja. Tanpa peraturan yang kuat,” kata William Yan Wayney.

Saya membaca: Ekonomi Digital di Indonesia di pusat kota 

Ini menjelaskan bahwa ekonomi digital dikembangkan dengan cepat dengan penampilan e-commerce dan layanan transportasi jaringan.

Model bisnis platform ini menciptakan pekerjaan baru, tetapi juga perbedaan besar dalam struktur pekerjaan.

BACA: Koordinasi pesawat mengoordinasikan ekonomi digital saat melompat dalam ekonomi Indonesia

Terlepas dari fleksibilitas bagi pekerja, ekonomi platform ini juga merupakan tantangan serius.

Sebagian besar pekerja diklasifikasikan sebagai karyawan yang tidak permanen, sehingga mereka tidak memiliki hak untuk bekerja dengan upah minimum, Jaminan Sosial atau Keamanan.

“Jika tidak ada kebijakan yang jelas, hanya mendigitalkan perusahaan besar yang kehilangan haknya. Kami membutuhkan kebijakan transisi yang masuk akal sehingga pekerja dapat beradaptasi dengan perubahan ini.

Proposal peraturan ILO dari forum adalah sebagai berikut:

1. Identifikasi dan lindungi pekerja ekonomi digital

– Indonesia menyarankan agar pekerja panggung akan menjadi kondisi pekerjaan yang jelas. – Untuk memastikan pekerjaan asuransi sosial, asuransi kesehatan dan pekerja digital.

2. Detail strategi untuk malas yang terkena dampak pekerja digital

– Dorong pemerintah dan perusahaan untuk memberikan program pengembalian bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan karena otomatisasi. – sertifikasi konsentrasi pekerjaan tradisional untuk pekerjaan digital.

3. Memperkuat peraturan perusahaan digital

– Perusahaan teknologi memerlukan perusahaan teknologi untuk memberikan keamanan kepada pekerja platform yang bergantung pada sistem mereka.

4. Mekanisme Pemantauan dan Evaluasi

– Pembentukan sistem pelaporan dari waktu ke waktu untuk menilai implementasi kebijakan kerja sektor digital. – Pengembangan indikator khusus untuk mengukur efek digitalisasi pekerja di berbagai bagian.

5 Amankan kesetaraan gender dan pekerja yang rentan

– Pastikan bahwa kebijakan pekerjaan di sektor digital tidak didiskriminasi dan memberikan perlindungan bagi perempuan, migran, dan kelompok rentan lainnya.

Pertemuan Pasifik Asia di Asia adalah bagian dari persiapan untuk 113. Ada seminar konferensi internasional (ILC) (ILC) untuk membahas berbagai masalah pekerjaan dunia.

Dari berbagai diskusi, pertemuan ini diharapkan akan disajikan ke 113 rekomendasi konkret. Sesi Konferensi Upcomings (ILC).

Keputusan persidangan akan menjadi titik balik penting dalam menentukan masa depan pekerjaan global. (Dil / jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *