goyalorthodontics.com – Jakarta – Pembaca Good Morning goyalorthodontics.com, hari ini kami menyajikan berita paling populer pada hari Jumat (28/3) di ratusan Honolarum yang dilanda akhir, ada juga area yang segera muncul menjadi PPPK 2024, sementara ransum AOP tidak. Terlihat lebih banyak!
1. Gubernur ini menangani Nasib Kehormatan, nama PPPK 2024 Fase 1 dipercepat
Baca Juga: 5 Berita Paling Populer: Peresmian Kehormatan untuk PPPK 2024 Tahap 1, beberapa sebelum Idul Fitri, lihat Penjelasan
Gubernur Banten Andra Soni sangat khawatir tentang kehormatan.
Meskipun hanya satu bulan yang lebih kuat di provinsi Banten, politik sangat mendukung kehormatan.
Baca Juga: 5 Berita Paling Populer: Ribuan PPPK 2024 Ditemukan, Top BKN Penting Painter
“Sabtu lalu dengan teman -teman saya di manajemen FGHNLPSI bertemu dengan Gubernur Banten. Saya tidak berpikir orang itu sangat rendah hati,” Heti Kusstraningih, administrator Forum Guru Kehormatan negara bagian yang dilewati semua orang di Indonesia (FGHNLPSI) di JPN, Kamis (3/27/2025).
Baca lebih lanjut, klik tautan di bawah ini:
Baca juga: 5 Berita paling populer: Panduan terbaru di bagian atas masalah NIP BKN, yang juga merupakan anggaran untuk PNS & PPPK Revenue, R2/R3 Honor?
Gubernur ini mengurus Nasib Kehormatan, penunjukan PPPK 2024 Fase 1 telah dipercepat
2 ratus kehormatan diselesaikan selama Idul Fitri, semoga dari depresi berkepanjangan
Sebanyak 775 pekerja kontrak atau staf kehormatan di Pemerintah Raya Regence, Kalimantan Central, akan ditunda sejak 1 April 2025 Bupati Murung Raya Herius menjelaskan mengapa ratusan penghargaan akan dipengaruhi dengan menyelesaikan pekerjaan atau penyelesaian.
“Pekerja kontrak telah ditunda karena jalan mereka di bawah dua tahun,” kata Murung Raya Bupati Heriyus dari Purk Cah, Kamis (3/27).
Baca lebih lanjut, klik tautan di bawah ini:
Ratusan penghargaan diselesaikan selama Idul Fitri, semoga dari depresi berkepanjangan
3. Pemimpin BKN meminta Pemerintah Daerah untuk menyiapkan proposal untuk penunjukan bagian -bagian PPPK -secepat mungkin
Kepala Badan Negara (BKN) Zudan Arif telah meminta agen pusat dan pohon -pohon untuk memulai persiapan untuk proposal untuk penunjukan bagian PPPK.
Ini karena BKN tidak dapat memperhitungkan teknis () tanpa proposal untuk agensi.
“Tahun ini adalah tahun terakhir perjanjian tidak satu pun dari staf kehormatan, karena di masa depan pemerintah akan fokus pada perekrutan lulusan yang baru,” kata Zudan Arif, Jumat (28/28/2025).
Baca lebih lanjut, klik tautan di bawah ini:
Kepala BKN meminta Pemerintah Daerah untuk menyiapkan proposal untuk pengangkatan suku cadang PPCK -secepat mungkin
4.
Ketua Komite Nasional Komite Nasional Komite Nasional Indonesia (PDB KNPI) Muhammad Ryano Panjaitan (MRP) menyesali dugaan penghinaan para cendekiawan besar dari Sulawesi tengah, terlambat. Habib Hydrus bin Salim al Jufrie, atau dikenal sebagai mantan guru.
Penghinaan ofensif dilakukan oleh Muhammad Fuad Riyadi (Gus Fuad) di bagian video yang beredar di media sosial, di mana ia diduga menyebut almarhum yang sesuai.
“Kami sangat menyesal atas kejadian ini, membiarkannya hanya tiba di bulan suci Ramadhan, di mana kami harus mengangkat dan menyebarkan perdamaian,” kata Ryano dalam pernyataannya tentang kru media pada hari Jumat (28/28/2025).
Baca lebih lanjut, klik tautan di bawah ini:
Viral of Hydrus Habib seharusnya tersinggung, DPP KNPI: Ini Ramadhan, harus menyebarkan perdamaian
5. Publikasi diperlukan untuk 90% non -asn atau ransum kehormatan OAP
Setiap Organisasi Peralatan Regional (OPD) di Papua Papua Pusat Pemerintah Pusat perlu untuk menetapkan 90 persen dari karyawan non -Aasn atau menghormati karyawan dan kontrak untuk Papustles Pribumi (OAP).
Papua Central Gubernur Meki Nawipa mengatakan, dan ketentuan kuota, diharapkan bahwa semakin banyak papuana asli akan bekerja di pemerintah daerah.
“Dengan menerapkan sistem kuota 90 persen untuk OAP berharap bahwa semakin banyak orang Papua asli akan menemukan kesempatan untuk bekerja di pemerintah daerah,” kata gubernur Papua Meki Nawipa dalam siaran pers pada hari Jumat (28/3).
Baca lebih lanjut, klik tautan di bawah ini:
Diterbitkan dalam membutuhkan 90% bukan -aasn atau ransum kehormatan OAP
Baca artikel lain … 5 Berita paling populer: Daftar 31 Duta Besar yang diresmikan oleh Prabowo Wow, Punya politisi PDIP, apa saran Hasan Nasbi?