goyalorthodontics.com, Semarang – Grobogan -Police Akbp Ike Yulianto mengatakan Adera IA jelas bahwa dia keliru untuk menangkap Kusyanto dan sedang mencari siput 38.
Menurutnya, IR telah membuat pertanyaan IR yang berlebihan. Kantor Polisi Propam Grobogan telah membuat lokasi khusus pekerja polisi Geyer (Patsus).
Baca juga: BBM BBM Bhabinkamtibma yang berisik dan tidak bermoral untuk Rhils Patsus Bhabinkamtibma
“Orang -orang akan menerima sanksi sesuai dengan aturan dan peraturan saat ini, lokasi khusus,” kata AKBP IKE.
Dia mengatakan pengampunan mengatakan tidak ada petugas polisi yang tidak viral dalam terang media mana pun. Abbp Ike mengatakan Kusyanto bertemu dengan kediamannya Minggu (9/3) malam.
Baca juga: Andry Arripka akhirnya menyerahkan kedopamasi polisi di wilayah Riau, segera ke patatsus
“Kami mendengar urutan cerita yang dikirim dari awal Kusyanto sampai kuesioner terjadi,” katanya.
Sebelumnya, Kusyanto (38), Goyer IR, Geyer IR, dituduh mencuri pompa air di sektor Geyer.
Juga baca 5 berita paling populer: Andry Cryke telah melangkah terlalu jauh ketika 7 anak -anak memasuki patsus, Mahfud MDK bereaksi tinggi
Kecelakaan terjadi Selasa (4/3) di WIB 02.30. Setelah Kusyantok Riverko mencari siput di sekitar, Pondo di sekitar Ngawen Darussalam, 4 mil jauhnya dari rumahnya.
Kusyanto, yang mempercayai siput sebagai tempat tinggal, tiba -tiba ditangkap tanpa penjelasan.
Kemudian dia tinggal di rumah tetangga sebelum akhirnya membawanya ke kantor polisi Geyer. Dalam perjalanan pulang ke penduduk, Kusyanto memukulnya.
“Saya pergi ke tempat kedua untuk tempat kedua. Mereka juga meminta saya untuk mencuri diesel atau pompa air, meskipun saya tidak melakukannya,” kata Kusyanto, Minggu (9/3).
Meskipun terus mengecualikan penuntutan, Kusyanto terpaksa menerima tindakannya.
Tiba di kantor polisi Geyer tidak ditemukan bukti bahwa ia telah melakukan penarikan pencurian. Polisi akhirnya dibebaskan setelah dia datang untuk menjemput kepala desa. (WSN / JPNN)