SIS South Jakarta Salurkan Hasil Mega Bazaar ke Organisasi Nirlaba

goyalorthodontics.com, Jakarta-South-Meleker South Jakartra (SIS -SJ), pada tahun 2025, pada tahun 2025, hasilnya disajikan kepada umat manusia. Acara ini berhasil, termasuk lebih dari 1.000 pengunjung, termasuk siswa, orang tua dan anggota komunitas sekolah. 

“Pasar mega tidak hanya tempat bisnis, tetapi juga mengembangkan keterampilan hidup siswa dan mendukung tujuan sosial,” SIS South Jakartra, S.I. pada hari Rabu. Wisha, S.I. Eliza.

BACA: April, April dan Gena Gena Genten Erenwen Safari Markets 2023 7.

Dia menjelaskan sebagai bagian dari kelompok sekolah SIS, selalu pengembangan umum analisis akademik, siswa umum dan nilai -nilai global adalah prioritas. Siswa juga dapat menggunakan informasi akademik tentang bisnis, matematika, seni, sains dan teknologi, dalam situasi nyata 

Pembangunan berkelanjutan dari pengembangan berkelanjutan PBB pada tahun 2025 Pasar Mega pada tahun 2025 (tidak). Secara khusus, di tiga lingkaran utama, pendidikan berkualitas tinggi, kesehatan yang tidak setara dan baik serta kesehatan yang baik.

Baca Munich berhasil mempertahankan pasar makanan Indonesia di Jerman

Tahun ini SIS-S.ZH. Semua Megas telah memberikan semua mega untuk semua organisasi nirlaba, khususnya. 

Association of Tau adalah organisasi nirlaba yang bertujuan membantu rumah sakit kritis, jadi IOM Indonesia dimaksudkan untuk melindungi yang aman, terorganisir, dan perdagangan manusia dan berurusan dengan perdagangan manusia.

BACA: Sigit Hardana Yure Ditambahkan ke Andini Safari Bazaar 2023

“Kami menggabungkan pendidikan dan tanggung jawab sosial, kami mengizinkan siswa untuk mencintai individu, inovatif dan global,” kata SIS South Jakarta Administrative Manager.

Sis, salah satu siswa Jacard selatan, berbagi eksperimen Asgeeqa Shanum Ramsha Mega Bazaar. Menurutnya, suntikan itu adalah pengalaman yang tak terlupakan. 

“Kami bekerja keras untuk membuat produk kami sendiri dan menjualnya ke acara tersebut. Begitu banyak pengunjung yang sangat senang ketika kami menikmati pekerjaan kami,” katanya. (ESY / JPNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *