Perpaduan Wisata Alam dan Budaya Nusa Penida Melalui Barong Dance

Jpnnin.com, Nusa Penida – Nusa Penida, yang dikenal sebagai keadaan kecantikan dan pariwisata alam, tumbuh dalam kekuatan budaya budaya.

Kantor pariwisata pariwisata Clung Regelenism, adalah pusat budaya dalam meningkatkan dan memperkuat kualitas pariwisata pariwisata Pulau Penida.

Baca Juga: Kepulauan Blue Nusa Penida meningkat

Pada hari Sabtu, 29/6, kota setempat Batungul telah menciptakan tarian dansa Barong, yang telah berhasil mempromosikan perhatian wisatawan di daerah Batangugub.

Menurut Ni, Sulistiwati, kualitas budaya budaya seperti tarian tari barong menawarkan warna untuk Nusa Penida.

Baca juga: 3 port dibuka, liburan Nusa Penida lebih nyaman

“Turis tidak menikmati keindahan alam dan pariwisata, tetapi hanya ada satu sumber daya budaya, kata Sul Sulultiwati pada hari Selasa, 2/7 Selasa.

Saristiwati menambahkan bahwa keberadaan langit -langit merupakan dampak besar pada pariwisata Penida.

Baca juga: Undang kelompok Nusa Nusa Penida untuk menikmati keindahan NUSA

“Jika Anda melakukannya secara teratur, kami dapat menemukan pertumbuhan jumlah pariwisata yang berkunjung yang akan menyelesaikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.”

Otoritas mengatakan pemerintah Klungung terus mendukung gerakan budaya sebagai strategi yang meningkatkan wisatawan di Nusa Penida.

Nusa Penida menawarkan tanah alami yang tidak dapat dipercaya dan air bersih dengan pantai yang indah seperti Pantai Kelingsteing dan Crystal Mr. Beach.

Selain itu, keindahan laut dan kehidupan laut menjadikannya tempat yang tepat untuk snorkel dan hiking.

Sulultiwati juga mengundang wisatawan dan komunitas budaya untuk memperbarui promosi Nusa Penida dan terus bekerja bersama.

“NUSA PENIDA dengan sinergi antara alam dan budaya adalah pusat wisata penuh dan menarik dari banyak bagian dunia,” katanya.

Selain itu, Sulistiwati menekankan pentingnya promosi yang sukses untuk menarik lebih banyak wisatawan.

“Kami juga akan bekerja dengan media dan media untuk meningkatkan visi tujuan ini.”

Di masa depan, Pemerintah Clungkung akan terus mengembangkan program pariwisata lain yang sesuai untuk perlindungan budaya lokal. (JLO / JPNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *