goyalorthodontics.com, Jakarta – Creative Nara lulus 778 siswa sekolah 2023/2024 tahun. Wisuda dihadiri oleh 1.449 siswa aktif, termasuk 778 lulusan.
Pendiri kreatif Nara Nezatullah Ramadhan mengatakan kelulusan ini adalah tur 12 tahun Creative Nara dalam perjuangan untuk pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Ini adalah bukti efek kuat dari anies baswedan, Bakorsi berubah
Selama lebih dari satu dekade, Nara kreatif membuka peluang bagi orang -orang yang sebelumnya tidak memiliki akses ke pendidikan, membuktikan bahwa setiap orang memiliki hak untuk memiliki kesempatan untuk mewujudkan impian mereka.
“Creative Nara hadir sebagai forum untuk memberikan kesempatan kedua untuk meningkatkan kualitas hidup dalam pengembangan karakter individu yang positif, dihargai oleh lingkungan sekitarnya, dan juga kontribusi konstan bagi masyarakat,” kata Nezatullah Ramadhan di sebuah acara yang diadakan di Auditor Universitas Nasional, Kamis (13/2).
Baca juga: UMJ menepuk 1.572 siswa, Rektor Mamun mengungkapkan pertemuan Menteri Pendidikan dan Presiden Prabowo
Pusat Aktivitas Pembelajaran Kreatif NARA (PKBM) telah terakreditasi dan telah membantu 5.672 penerima manfaat sejak 2013 hingga sekarang.
Nezatullah, untuk menjadi orang yang kreatif, menjelaskan bahwa orang kreatif itu sangat sederhana, kesediaan untuk belajar. Tidak ada persyaratan atau biaya akademik.
Baca Juga: UNLTTAR MANUSI Ilmu Manajemen Dokter Pertama, ini adalah subjek tesis ini
“Kami memfasilitasi sebanyak yang kami bisa, karena masing -masing individu berhak atas kesempatan untuk mengubah masa depannya,” tambah Neza, salam terkenal dari Nezatullah.
Dengan sinergi dengan kota -kota di DKI Jakarta, ia melanjutkan, Nara Creative menawarkan ruang belajar yang aman dan nyaman di tengah metode ‘lift ball’. Selain itu, proses pembelajaran pengajaran di Creative Nara mengacu pada standar Kementerian Pendidikan dengan busur adaptasi offline dan online.
Acara kreatif Nara berlangsung hidup-hidup dengan kehadiran Gubernur DKI Jakarta untuk periode Baswedan Anies 2017-2022.
Anies memberikan apresiasi dan rasa hormat yang besar kepada Nara kreatif yang telah bekerja secara konsisten selama 12 tahun untuk membantu saudara kandung di Indonesia meninggalkan sekolah.
“Jika seseorang tidak memiliki status sekolah formal, peluang hidup terbatas. Namun, dengan ijazah, pintu bagi peluang lebih besar. Ini bukan tentang kurangnya potensi, karena 70 persen anak -anak meninggalkan sekolah disebabkan oleh faktor ekonomi,” katanya.
Oleh karena itu, PKBM secara konstan sebagai kreatif NARA adalah mitra strategis bagi pemerintah sesuai dengan mandat Konstitusi. Mereka mendapatkan akses mudah ke tempat dan lisensi karena mereka membantu memperoleh hak pendidikan untuk semua orang. Ini adalah semacam kolaborasi bersama yang perlu sangat dihargai.
Selain itu, anggota DKI Jakarta DPRD Komisi E, Raden Gusti yang juga menghadiri pernyataan. Dia lebih yakin bahwa kerja sama dengan NARA akan mempercepat pencapaian target 50 ribu siswa pada tahun 2030.
Pendidikan bukan hanya angka, tetapi persiapan sumber daya manusia yang memenuhi syarat (AD). Di masa depan, program sertifikasi akan diperkuat untuk memastikan bahwa lulusan bersedia berkontribusi.
“Kami ingin NARA tidak hanya menjadi mitra, tetapi juga memiliki partisipasi yang lebih besar dalam kebijakan pendidikan. Bisnis seperti menyediakan ruang studi untuk 1.000 peserta saat ini harus terus diperluas,” tambahnya.
Sejak didirikan pada tahun 2013, NARA telah mendirikan PKBM yang menawarkan program pendidikan kesetaraan, termasuk Paket A (setara dengan dasar), Paket B (setara dengan sekolah menengah pertama) dan paket C (setara dengan sekolah menengah).
Dalam perjalanannya, Creative Nara menerima dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, BUMN, perusahaan swasta dan individu. Beberapa perusahaan yang mendukung program CSR NARA -Creative termasuk Bank Mandiri, Permatabank, Benihbaik.com dan Pt Arya Noble.
Bukan hanya perusahaan, penyanyi serbaguna Indonesia – serta kepemilikan sekolah yang diyakini oleh organisasi kreatif Nara, Andien Syah mengatakan dalam komentarnya bahwa mendirikan sekolah di lingkungan yang menantang telah menjadi momen yang tak terlupakan.
“Prosesnya tidak mudah. Lokasi sekolah anak -anak percaya bahwa kota -kota banjir banjir, bersama dengan hambatan ekonomi dan waktu studi yang sering bersaing dengan kebutuhan untuk bekerja. Namun, di sinilah perjuangan berarti. Kebahagiaan terbesar adalah melihat bahwa mereka telah bertahan dan lulus,” katanya.
Selain berfokus pada pendidikan, Creative Nara memiliki lini bisnis di lapangan oleh Nara Synergy, seorang wirausahawan sosial yang menyediakan layanan pengelolaan limbah dari transportasi ke penghancuran.
Lini bisnis ini tidak hanya berkontribusi pada konservasi lingkungan, tetapi juga mendukung kegiatan pendidikan dan sosial di organisasi kreatif NARA. (ESY/JPNN) Jangan lewatkan video terbaru: