BSI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Bulan Ramadan 

goyalorthodontics.com, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia TBK (BSI) memenangkan tiga penghargaan di Puncak Gibyar Ramadan Islamic Finance (Syariah) hadiah. 

Prestasi ini juga menunjukkan komitmen BSI terhadap literasi keuangan dan inklusi keuangan Islam.

BACA JUGA: BSI membantu membuat kompensasi pessant dan yatim

“Sejak 2021, penggabungan BSI telah terus -menerus memulai pengembangan ekonomi melalui berbagai program layanan digital digital,” kata BSI dan manajer adaptasi SDM.

BSI memenangkan tempat pertama di Literacy Financial Services (PUJK) yang paling aktif, Juara Literasi PUJK 1, dan mengambil tempat ketiga. Penghargaan ini adalah untuk membuktikan adaptasi BSI dengan promosi pertumbuhan ekonomi Islam di Indonesia.

BACA JUGA: BSI Maslahat memainkan paket iftar untuk korban banjir Jabodetabeke

“Penghargaan ini merupakan bukti yang jelas tentang BSI yang beradaptasi dengan peningkatan literasi keuangan dan inklusi keuangan Islam di Indonesia,” katanya.

Dia mengatakan bahwa sejak tinggal di tahun 2021. Pada awal abad ke -19, dia menerima tugas pemerintah sebagai lokomotif ekonomi Islam Indonesia. Karena itu, BSI selalu mencoba untuk berpartisipasi dalam setiap layanan, teman keuangan, teman sosial dan teman spiritual. 

Baca: BSI: Kontribusi Bank Islam tumbuh sebesar 86,41 %

“Ini sesuai dengan gerakan OJK Shari’a di Ramadan 1446 ah,” katanya.

Davi juga menyatakan bahwa BSI, dengan merangsang melek huruf Islam dan melibatkan keuangan Islam, memahami pentingnya sosialisasi dan pendidikan yang tepat dan layanan inovatif dengan mendigitalkan.

Orang -orang diharapkan dapat mengoptimalkan dan menggunakan produk dan layanan keuangan Islam.

Konsistensi BSI dengan berhasil mempromosikan literasi dan pembelajaran keuangan dapat dilihat sebagai data perusahaan dan anggaran pelanggan tumbuh. Jumlah pelanggan BSI telah meningkat menjadi lebih dari 21 juta pelanggan per tahun untuk meningkatkan 2 juta menjadi 3 juta pelanggan per tahun. 

Perusahaan juga mendaftarkan amandemen operasi saluran elektronik, yang sejak 2024. Desember pada akhir abad ke -19, 98,03 %tercapai dan sisanya masih menggunakan layanan di cabang. Jumlah transaksi dalam saluran elektronik adalah $ 851 juta. Transaksi pada tahun 2024 pada akhir abad ke -19 ada Rp956 triliun RPP956 triliun.

“Kami akan terus meningkatkan literasi keuangan Islam, karena produk dan layanan ini masih berkembang,” katanya. “Di sisi lain, BSI juga memberikan solusi keuangan terperinci yang memenuhi kebutuhan keuangan, sosial dan spiritual untuk meningkatkan melek huruf dan koordinasi.”

Di acara yang sama, OJK Friderica Widyasari Dewi, CEO Consumer Education and Support (PEPK), mengarah pada fakta bahwa layanan keuangan Islam terus berinovasi dalam mengembangkan produk layanan.

“Kami mencari cara untuk datang ke orang -orang yang benar -benar ingin bersama Syariah,” kata Friderica. (ESY/JPNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *