Menlu Sugiono Rayu Belanda demi Sukseskan Program Prioritas Indonesia

goyalorthodontics.com, Jakarta – Menteri Luar Negeri Indonesia Abdoneesia Swinion bertemu dengan Perdana Menteri Belanda Dick Schof dan Menteri Luar Negeri Denmark Denmark di negara itu 20-22.

Melalui siaran pers dari Kementerian Luar Negeri Indonesia di Jakara pada hari Minggu, Svionio membacakan lokasi Belanda sebagai teman penting Eropa.

Baca Juga: Sosekab Teddy & Menteri Luar Negeri disertai oleh Presiden dari lima kunjungan

“Seorang teman penting di Uni Eropa, Indonesia berharap untuk terus mengkonsolidasikan kerja sama bersama Belanda,” katanya.

Stoionian menjelaskan berbagai program prioritas Indonesia, terutama pertanian pangan, transformasi energi, pengurangan dan dukungan dalam berbagai program perawatan strategis.

Baca Juga: Gracerp Setelah Pembukaan, Menteri Luar Negeri Suiioo bertemu dengan Sekretaris Jenderal Serikat Pembebasan Palestina

Pertemuan dengan Perdana Menteri Dick Schof, Svionon meningkatkan kerja sama untuk membantu meningkatkan produksi nelayan Indonesia.

Sementara itu, perdana menteri Belanda telah mengarah pada upaya mereka untuk meningkatkan kemitraan dua arah di Indonesia, terutama dengan dukungan keamanan dan makan pangan.

Juga, kunjungi Ginging Merdeka, Menteri Luar Negeri Sunnonio: Banyak hal yang perlu ditingkatkan

Dalam hal kegiatan kerja lengkap di Indonesia-Hanoi, baik menteri Belanda dan menteri luar negeri Belanda sepakat untuk mengevaluasi penyelesaian penyelesaian implementasi implementasi pada tahun 2025 dan membentuk strategi sebelumnya.

Selain berbicara tentang masalah bilateral, kedua belah pihak juga membahas masalah -masalah utama di wilayah tersebut, terutama tentang Ukraina, Indo Pasifik dan Inggris.

Perdana Menteri Belanda menekankan perlunya Indonesia dan Belanda untuk terhubung antara Eropa dan Asia Pasifik.

Menurut pernyataan ini, STONIOOO mengundang UE untuk meningkatkan kehadirannya di Parko Parvifific, terutama sektor ekonomi untuk menciptakan keseimbangan dan pengembangan ekonomi negara.

Jika anggota tumor Indonesia, Saiooo menjelaskan harapan Indonesia sebagai jembatan antara negara -negara berkembang dan Asia Tenggara.

Setelah kunjungan ke Belanda, Menteri Luar Negeri akan meninggalkan Jenewa, Swiss untuk menghadiri Konferensi Hak Asasi Manusia ke -58 dan Konferensi Senjata. (Semut / dura / jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *