Idulfitri Pertama Tanpa Marissa Haque, Ikang Fawzi: Lebaran Tahun Ini Sepi

goyalorthodontics.com, Jakarta – Ikang Fazwi dan keluarganya memiliki momen Idul Fitri yang berbeda tahun ini.

Karena ini adalah pertama kalinya musisi dan keluarga merayakan idiofitri tanpa almarhum Marissa Haque.

Baca juga: Ikang Fawzi biasanya berkendara dari mendiang istrinya, jadi dia minum obat

Anda tahu, Marissa Haque meninggal kemudian pada 2 Oktober 2024.

“Ya, LeBaland diam tahun ini. Kita harus hidup. Karena kita merayakan Idul Fitri.

Baca juga: Ikang Fawzi akan merilis lagu oleh almarhum Marissa Haque

Karena, biasanya selama Ramadhan dan Idul Fitri, itu adalah sosok Marissa Haque, pengemudi utama keluarga, dari menyiapkan pakaian hingga melakukan kegiatan.

“Ya, itu artinya, seperti mereka yang meletakkan atau memulai istri saya, kami mengenakan pakaian itu, di mana istri saya selalu, kapan dan di mana dia berencana. Gagasan selalu pergi ke Ramadhan selalu ramai.

Baca juga: Ikang Fawzi berencana untuk Umrah bersama anak -anaknya

Ketika ditanya tentang persiapan Lebaran sebelumnya, 65 tahun mengatakan tidak ada persiapan khusus.

Kemudian, ia hanya akan membuka persahabatan di kediamannya selama perayaan perayaan Idul Fitri.

Alasannya, Ikang Fawzi menjadi sosok tertua di keluarganya.

Penyanyi perampok itu berkata, “Tidak, tidak (siap). Sekarang, tampaknya persahabatan terbuka di rumah sekarang karena saya adalah orang terbesar dalam keluarga. Kakak saya baru saja meninggal.”

Dia melanjutkan: “Jadi, saya mengundang keluarga Fawzi dan menyerbu rumah.”

Dia mengatakan kekecewaan almarhum Marissa Haque selama Idul Fitri adalah makanannya.

Menurutnya, hidangan istrinya biasanya merupakan hal yang istimewa, dan mereka biasanya selalu ada untuk menunggu Idul Fitri.

“Makanan pasti makanan. Saya tidak ingin mengganggu istri saya karena pola yang pernah kami minta. Terutama dia bisa memasak,” kata Ikang Fawzi.

Meskipun tidak ada tradisi khusus yang hilang, pemain film yang kuat runtuh dan merasa tersesat karena kepergian istrinya.

“Tradisi Aaja yang biasa bukanlah hal yang istimewa. Itu hanya kehilangan peran terbesar dalam keluarga yang tidak ada. Upacaranya sama, yang semuanya hanya mencoba lulus tes ini.” (Mcr7/jpnn)

Baca artikel lain … Ingat Marissa Haque

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *