Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita

goyalorthodontics.com – Keluarga Juvina (23), seorang jurnalis yang menjadi korban pembunuhan tersangka di Angkatan Laut Angkatan Laut, digantikan.

Pengacara keluarga, mengatakan Muhamad menonton ujian, kliennya meminta penyelidik untuk membuat 63 pertanyaan.

Baca juga: Pembunuhan Juvine dari Angkatan Laut, Denpomal Menangkap Mobil

“Hari ini, penyelidik memanggil kami untuk kedua kalinya, saudara dan saudara kandung korban, setelah Pazri, setelah panggilan peneliti di polisi militer Angkatan Laut,” kata undangan Pazri kepada Banjarmanman (Denpomal) Banjarmanman.

Pemeriksaan tambahan dari penyelidik ini untuk menyelesaikan catatan inspeksi (BAP) bahwa kasus ini lebih cerah sehingga motivasi pelakunya untuk melakukan korban dapat segera terdeteksi.

Baca Juga: Agama Dibebankan, Selebriti Ini Disebut Intel Polles

“Beberapa pertanyaan adalah penyelidik berulang dari Other, Autopsi, Pemakaman, sampai keluarga korban mengeluarkan laporan kantor polisi Banjarbar,” kata Pazra.

Penyelidik juga menerbitkan catatan pencabutan 14 departemen bukti, termasuk mobil, sepeda motor, ponsel, goresan, komputer transmisi dan bukti lain yang dipertanyakan oleh para korban dan pengacara.

Baca Juga: Periksa Penilaian Gibralan Dilit Mitchovo, seperti ini

Pazri juga menemukan bahwa ada beberapa fakta baru yang telah menemukan penyelidik, yaitu tanda -tanda kekerasan seksual yang bertemu para korban di depan Angkatan Laut Angkatan Laut.

Menurut Pazri, Culprit J diangkat sebagai penyelidik yang menelepon tersangka 29 Maret 2025. Tahun dan ditahan selama 20 hari setelah menentukan tersangka. Saat ini, para peneliti mengumpulkan berbagai barang bukti untuk menyelidiki insiden tersebut.

“Kami berharap para penyelidik lebih komprehensif, keluarga meminta para penyelidik untuk mengumpulkan bukti catatan CCTV dari awal hingga akhir kasus,” kata Pazri.

Sejauh ini, Denpomal Banjarmasin tidak siap untuk memberikan informasi resmi untuk tim komunikasi. Namun, tersangka Jara J, yang bertugas di Lanal Balikpapan, diberi Denpomal Balikpapan untuk ditahan pada hari Jumat (28 Maret).

Korban seorang wanita bernama Juvina (23) bekerja sebagai jurnalis media di jaringan lokal di Banjarbar. Peristiwa pembunuhan terjadi 22. Marta 2025. Tahun.

Jurnalis muda itu ditemukan tewas di Gunung Kupang, desa Cempaka, Kabupaten Cempaka, City Banjarbaru, pada hari Sabtu (22) sekitar pukul 15:00 di Indonesia Barat.

Tubuh Juvina ditemukan di tepi jalan dengan sepeda motor yang diduga tidak disengaja.

Namun, penduduk menemukan tanda -tanda korban dalam kecelakaan mobil untuk pertama kalinya. Ada beberapa memar di leher korban. Sepupu korban juga mengatakan bahwa ponsel Juvit tidak ada. (Ant / JPNN) Mari kita tonton video ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *